Wednesday, June 12, 2013

Inspirasi Pagi Ini 2...

“It is the greatest of all mistakes to do nothing because you can only do little - do what you can.” 
- Sydney Smith -

“ Akan menjadi sebuah kesalahan dengan tidak melakukan apa-apa karena kita berpikir hanya bisa melakukan sedikit – lakukanlah semampu kita. “ 
- Sydney Smith -

Not My Problem

A mouse looked through the crack in the wall to see the farmer and his wife open a package. "What food might this contain?" the mouse wondered. He was devastated to discover it was a mousetrap. 

Seekor tikus mengintip melalui lubang di dinding, ia melihat si petani dan istrinya membuka sebuah paket. “Kira-kira makanan apa yah yang ada didalamnya?” pikir si tikus. Ia sangat kecewa ketika isinya adalah perangkap tikus. 

Retreating to the farmyard, the mouse proclaimed the warning: "There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!" The chicken clucked and scratched, raised her head and said "Mr. Mouse, I can tell this is a grave concern to you, but it is of no consequence to me. I cannot be bothered by it." 

Si tikus kembali ke peternakan dan memberikan peringatan kepada yang lain: “Ada perangkap tikus di rumah! Ada perangkap tikus!” Si ayam berkokok dan menggaruk-garuk tanah, mengangkat kepala dan berkata, “Tuan Tikus, saya amat prihatin dengan keadaan kamu, tapi ini bukan kekhawatiran buatku.

The mouse turned to the pig and told him "There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!" The pig sympathized, but said "I am so very sorry, Mr. Mouse, but there is nothing I can do about it but pray. Be assured you are in my prayers." 

Si tikus pergi ke kandang babi dan berkata, “Ada perangkap tikus di rumah!” si babi bersimpati dan berkata, “Saya sangat sedih mendengar hal itu tapi tak ada yang bisa aku lakukan selain berdoa. Kamu akan ada di dalam doaku.” 

The mouse turned to the cow and said "There is a mousetrap in the house! There is a mousetrap in the house!" The cow said "Wow, Mr. Mouse. I'm sorry for you, but it's no skin off my nose."
 
Kemudian si tikus pergi ke kandang sapi, “Ada perangkap tikus di rumah!” Si sapi membalasnya, “Wah, Tuan Tikus. Aku menyesal mendengar hal itu, tapi itu tidak ada hubungannya denganku.” 

So, the mouse returned to the house, head down and dejected, to face the farmer's mouse trap alone. 

Akhirnya si tikus kembali ke rumah sambil merunduk sedih, menghadapi perangkap tikus itu sendirian. 

That very night a sound was heard throughout the house - like the sound of a mousetrap catching its prey. The farmer's wife rushed to see what was caught. In the darkness, she did not see it was a venomous snake whose tail the trap had caught. The snake bit the farmer's wife. The farmer rushed her to the hospital and she returned home with a fever. 

Malamnya, ada suara nyaring meliputi rumah si petani – seperti suara hewan yang terperangkap perangkap tikus. Si istri petani segera melihat apa yang terjebak di perangkap tikus itu. Dalam kegelapan, si istri tidak melihat bahwa seekor ular berbisa tertangkap. Ular itu mematok si istri petani. Melihat hal itu, si petani segera membawa istrinya ke rumah sakit dan begitu mereka pulang, si istri demam. 

Everyone knows you treat a fever with fresh chicken soup, so the farmer took his hatchet to the farmyard for the soup's main ingredient. But his wife's sickness continued, so friends and neighbors came to sit with her around the clock. To feed them, the farmer butchered the pig. The farmer's wife did not get well; she died. So many people came for her funeral; the farmer had the cow slaughtered to provide enough meat for all of them. 

Semua tahu jika sup ayam adalah makanan terbaik untuk merawat orang yang sakit, jadi si petani mengambil kapaknya untuk mengambil bahan makanan utama sup ayam itu. Akan tetapi, si istri tetap sakit, teman-teman dan para tetangga datang menjenguk dan menjaga selama beberapa jam. Untuk memberikan mereka makan, si petani mengambil si babi untuk dimasak. Si istri petani tidak sembuh juga, dan kemudian ia meninggal. Banyak orang datang melayat; si petani kemudian memotong si sapi untuk menyediakan cukup makanan bagi mereka. 

The mouse looked upon it all from his crack in the wall with great sadness. So, the next time you hear someone is facing a problem and think it doesn't concern you, remember: when one of us is threatened, we are all at risk. We are all involved in this journey called life. We must keep an eye out for one another and make an extra effort to encourage one another. Each of us is a vital thread in another person's tapestry

Si tikus melihat melalui lubang di dinding dengan kesedihan mendalam. Jadi, jika suatu waktu kamu mendengar seseorang sedang mengalami masalah dan berpikir itu bukan urusanmu, ingatlah: ketika salah satu dari kita terancam, berarti kita semua terancam. Kita semua termasuk dalam perjalanan hidup ini. Kita harus saling menjaga dan saling mendukung. Setiap dari kita adalah seutas benang dalam sebuah permadani besar.

Together...


Inspirasi Pagi Ini

“Follow your dreams, believe in yourself and don't give up.” 
-Rachel Corrie-

“ Raihlah mimpimu, yakinlah pada kemampuanmu, dan jangan menyerah. ” 
- Rachel Corrie -

Believe in Yourself

There may be days when you get up in the morning and things aren’t the way you had hoped they would be. That’s when you have to tell yourself that things will get better. 

Akan ada suatu ketika dimana Anda bangun di pagi hari dan semua hal tidak terjadi sesuai dengan apa yang Anda harapkan. Saat itulah Anda harus mengatakan pada diri Anda sendiri bahwa semuanya akan menjadi lebih baik. 

There are times when people disappoint you and let you down. But those are the times when you must remind yourself to trust your own judgments and opinions, to keep your life focused on believing in yourself. 

Ada suatu waktu ketika orang lain mengecewakan diri Anda. Saat itu terjadi, ingatlah untuk tetap yakin pada penilaian dan pendapat Anda, tetaplah percaya pada diri Anda sendiri.

There will be challenges to face and changes to make in your life, and it is up to you to accept them. Constantly keep yourself headed in the right direction for you. It may not be easy at times, but in those times of struggle you will find a stronger sense of who you are. 

Akan ada banyak tantangan yang harus dihadapi dan perubahan yang terjadi dalam hidup, itu semua tergantung apakah diri Anda bersedia menerimanya atau tidak. Tetaplah berjalan di arah yang benar. Memang tidaklah mudah, tapi di masa-masa itulah Anda akan menemukan jati diri Anda sebenarnya.

Take turn every day to share how we can practice this in our workforce. Bahasa: E untuk Empowerment Bagaimana kita dapat merealisasikan hal ini dalam lingkup kerja kita? PEOPLE Philosophy of the Week Announcements English Corner Benefits of Taking a Walk Steps to Healthier YOU –Part 2 EMPOWERMENT So when the days come that are filled with frustration and unexpected responsibilities, remember to believe in yourself and all you want your life to be. 

Ketika tiba waktunya ketika Anda dipenuhi rasa kekecewaan yang besar dan tanggung jawab yang datang tak terduga, ingat, yakinlah pada diri Anda sendiri dan pada apa yang Anda inginkan dalam hidup. 

Because the challenges and changes will only help you to find the goals that you know are meant to come true for you. 

Karena tantangan dan perubahan akan membantu Anda untuk mencapai tujuan yang Anda tahu bahwa itu akan menjadi kenyataan bagi Anda.

Flowers...


Inspirasiku 3...

“ We all have dreams. But in order to make dreams come into reality, it takes an awful lot of determination, dedication, self – discipline, and effort.” 
- Jesse Owens -

“ Kita semua memiliki mimpi. Namun untuk dapat mencapainya, memerlukan tekad yang kuat, dedikasi, disiplin yang tinggi, serta usaha ” 
- Jesse Owens - 
 
Virtually No Competition
 
While professional soccer is still struggling to find a firm foothold in the United States, in the 1970s the North American Soccer League marked the brave first attempt to introduce the game to American sports fans. While most teams had only limited success at best, one did manage to break through to genuine mainstream popularity - the New York Cosmos
 
Ketika pesebakbola profesional berusaha keras untuk mendapat tempat di Amerika Serikat, di tahun 1970-an Liga Sepakbola Amerika Utara menjadi sejarah dalam usahanya untuk memprakarsai permainan itu ke penggemar olahraga di Amerika. Ketika kebanyakan klub sepakbola mempunyai tingkat kesuksesan yang tipis, salah satunya berhasil mencapai popularitas di negara itu –
 
 The New York Cosmos. It was the brainchild of Steve Ross, a passionate soccer fan who was also a major executive at Warner Communications. Dialah si jenius Steve Ross, penggemar sepakbola yang juga merupakan seorang eksekutif di perusahaan Warner Communications. Max Ross told his son Steve: "In life there are those who work all day, those who dream all day, and those who spend an hour dreaming before setting to work to fulfill those dreams. Go into the third category because there's virtually no competition". 
 
Max Ross memberikan nasehat pada anaknya, Steve: “Dalam hidup ada yang bekerja seharian penuh, ada yang hanya memimpikannya, dan ada yang menghabiskan waktu satu jam untuk memimpikannya sebelum melakukan sesuatu untuk mewujudkannya. Jadilah yang ketiga karena
hampir tidak ada pesaingnya.


Inspirasiku 2...

The more light you allow within you,
the brighter the world you live in will be.”
 Shaki Gawain

Semakin banyak cahaya dalam dirimu,
semakin cerah pula dunia tempat kau hidup nanti.”
Shaki Gawain

The Old Lady

A very old lady looked in the mirror one morning. She had three remaining hairs on her head, and being a positive soul, she said, "I think I'll braid my hair today." So she braided her three hairs, and she had a great day.

Seorang perempuan tua melihat pada sebuah cermin pada suatu pagi. Dia masih memiliki tiga helai rambut di kepalanya, dan dengan jiwa yang positif, dia bergumam, “Aku rasa aku akan mengepang rambutku hari ini.”. Kemudian dia mengepang ketiga helai rambutnya, dan ia pun memiliki hari yang menyenangkan.

Some days later, looking in the mirror one morning, preparing for her day, she saw that she had only two hairs remaining. "Hmm, two hairs... I fancy a centre parting today." She duly parted her two hairs, and as ever, she had a great day.

Beberapa hari kemudian, sambil melihat bayangan dirinya di cermin ketika bersiap-siap, dia menyadari bahwa dia hanya tinggal memiliki dua helai rambut. Hmm, dua helai rambut..  aku akan membuatnya menjadi indah hari ini. Dia kemudian membagi kedua helai rambutnya tersebut, dan seperti biasanya, perempuan tua tersebut merasa bahagia. 

A week or so later, she saw that she had just one hair left on her head. "One hair huh...," she mused, "I know a pony-tail will be perfect." And again she had a great day.
Kira-kira satu minggu kemudian, dia menyadari bahwa hanya tertinggal satu helai rambut dari padanya. “Huh, tinggal satu rambut…,” dia merenung, “Sepertinya model ekor kuda akan terlihat sangat bagus.” Dan lagi perempuan tua itu memiliki hari yang menyenangkan.

The next morning she looked in the mirror. She was completely bald.
"Finally bald huh," she said to herself, "How wonderful! I won't have to waste time doing my hair anymore."

Keesokan pagi harinya perempuan tua itu melihat ke kaca. Tidak ada sehelai rambut pun dari padanya.
“Huh.. Akhirnya aku tidak memiliki rambutdia berkata pada dirinya, “Betapa bahagianya aku! Aku tidak akan perlu menghabiskan waktu untuk menata rambutku lagi.”

Inspirasiku...

“Successful people do what unsuccessful people usually ignore or underestimate”
 -Anonymous -

“Orang sukses melakukan apa yang orang lain abaikan atau remehkan. ”
- Anonymous-

That’s Life

Once, there was an interviewee, picked up a litter and threw it into a trash bin. The interviewer watched him did so; later the interviewee got the job. Truth to be told, getting a reward is pretty simple, just maintains your good behavior.

 Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut. Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik. 

There is boy apprentice in a bicycle shop. One day, a man dropped his damaged bicycle to have it fixed. The boy fixed it, not only that but also cleaned it until it shined. Other apprentices laughed at him for what he did. The very next day, after the man took the bicycle home; the owner of the shop took the boy as his employee.

 Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang pemilik sepeda mengambil sepedanya, pemilik toko kemudian mengangkat anak tersebut sebagai karyawan dari tokonya. ***